Langsung ke konten utama

HAPPY SUNDAY, WORLD! *kemarin itu malam minggu~~

Suka lupa kalau punya blog. Suka lupa kalau udah janji mau rajin nuilis. Suka lupa mau update terus tentang buku yang terakhir dibaca. Suka lupa mau cerita suka-duka jalan-jalan kemanapun sama siapapun. hehee

Ya itulah manusia, banyak janji tapi mudah lupa. Dan saya salah satu manusia yang seperti itu. *sedang berusaha menjadi manusia tepat janji*

Jadi hari ini memulai aktivitas menulis lagi di blog. *gaya banget kaya sering nulis aja*

Untuk permulaan, ga banyak yang mau ditulis sih ya. Berhubung ini kegiatan iseng-iseng gak berhadiah, jadi ya dibawa santai sajalah ya sodarah sodarih setanah air Indonesia tercinta!

Kemarin, tepatnya tanggal 13 Dessmber 2014 hari Sabtu, tepat malam minggu yang ramai oleh rintik hujan di kota Jogjakarta yang bikin sendu-sendu galau tapi asyik gitu deh~ *play yogyakarta-KlaProject*, gw pergi sama Shanti Dewi dan Cornel buat loncat-loncat asik macem orang ngegym *ngegym apa yang loncat-loncat coba? -_-* di GOR UNY. Acara apa sih tuh yang loncat-loncat malem minggu di GOR UNY?

yak! ga lain ga bukan ini sebenarnya acara closing ceremony nya Farmasi Cup UGM = Red Motion, yang menampilkan Jikustik, Sheila on 7, sama Kotak. Ada juga 2 band lainnya, yaitu Troy sama 8iliv. Buat 2 band yang terakhir mungkin pada ga tau ya? Gw juga ga tau kok. haha. Tapi 2 band terakhir ini asik punya kok. Penampilan kalian tidak mengecewakan, guys! Moga kalian bisa terus Angkat gelas*
eksis ampe kancah nasional kaya 3 band lainnya ntuh! *

Open Gate jam 16.00 dan close gate 20.00. Ohya sebelum gw lanjut cerita mengenai suasana konser itu, mau curhat dikit. Dikit aja kok. Janji deh. :)

Sebenarnya nih, yang mau banget nget pake ngetan itu si bang Zoma, dan sebagai teman yang setia kawan, gokil, ga tau diri, dan suka banget jalan, gw dan ramadhan berencana untuk nemenin dia. Nah selain itu ada juga Ka Sukma yang kebetulan sepemikiran, seselera, dan segolongan darah sama bang Zom yang mau nonton juga. Ditambah Cornel yang juga pengen nonton dan cari temen dan sebagai pengurus pembelian tiketnya. Berikutnya ada Obed si tukang PHP yaang memang PHP ga jadi nonton! :(   Nah, next ada Bang Jihad, pamannya bang Zom yang juga mau nonton. Tiket Presale Festival harga Rp 40.000 saja, dan dibayar paling lambat tanggal 14 November.

Di sini, tejadi kesalahan dalam pemahaman informasi yang kami terima. 14 November merupakan tanggal terakhir untuk pemesanan dan pembayaran tiket presale tersebut, yang mana kami pahami sebagai tanggal konsernya. Jejeng Jejeeeeeng.

Maka begitu tanggal 14 November tiket sudah terbeli sebanyak 7 lembar dan kami baru sadar konser ternyata tanggal 13 Desember.. What the lalala gak sih? Berhubung tanggal 13 Desember itu gw sendiri rencananya mau baca buku Mortal Instrument di depan tv di rumah di bogor. Mau batalin tapi udah keburu bayar, ga enak juga sama Cornel kan ya kalo gitu? Tapi, ya sudahlah, gw pikir ntar gw bayar aja gapapa, masalah nonton apa gak itu urusan belakangan yang belakangan teryata emang jadi nonton. :)

Nah ya pokoknya setelah sepanjang 1 bulan kofirmasi sana-sini sama manusia-manusia tadi dan dapat disimpulkan sebagai berikut : Bang Zom ga jadi karena balik ke Lombok tanggal 11, Obed bilang ga ikut tapi lupa gara-gara apaan, Ka Sukma ga jadi karena ke Medan, Bang Jihad ga ikut karena...... ga tau sih apa alasannya *nyengir bego*. Well, 4 tiket di tangan nganggur, dan siap dijual lagi, karena rugi kalo disimpen gitu aja walaupun orang-orangnya tetap menunjukkan itikad baik dengan ngebayar tiket-tiket itu. Tapi kalo emang bisa dijual ke orang yang membutuhkan hiburan dan pemuasan nafsu bertemu dengan idola mereka kenapa ga kita bantu? ya gak?? *otak bisnis-$$$-*
Fix udah, 4 tiket laku terjual tanggal 12 Desember 2014 sama teman-teman Cornel.

Terima kasih saya ucapkan untuk kalian teman-teman Cornel! Kakak doakan kalian lulus skripsi secepetnya!

Lalu, kemudian pagi hari H. Ramadhan sakit gara-gara main di sekaten. Ga mungkin kan dipaksa buat nonton? akhirnya, tiket pun beralih ke Shanti. Dan kami pergi cus di sore hari yang sesungguhnya mengundang galau *ujan* ke GOR UNY.

Oke, itu sedikit curhatan sebelum cerita kondisi konsernya. *discroll ternyata banyak curhatnya*

Overall, konsernya asyik punya. 2 band pertama, Troy sama 8iliv emang masih biasa aja. Mungkin faktor pengunjung pada malu-malu mau berdiri terus leloncatan kaya kutu, atau karena mereka masih mau sayang-sayangan sama pasangannya sebelum nanti mereka sudah tidak saling peduli karena asik termangu menatap idola mereka. *hey para pasangan tolonglah! jangan bermesraan di depan kami para jomblo regional = LDR!*

Nah, nah, nah, begitu Jikustik yang mulai naik panggung, rame dah tuh pada berdiri belingsatan langsung maju ke depan panggung. Daaaaan yaak terjadilaaaaah sudaaaaah apa yang saya prediksikan sebelumnya.. P E C A H coooyyy!! lagu-lagu galau Jikustik abis disantap sama penonton festival *udara mulai gerah* dan diakhiri dengan "Selamat Malam" yang bikin makin gerah. Satu setengah jam lewat dan selesailah mereka memanjakan penonton. Terima kasih babang-babang Jikustik! Kalian kewren and Co-ol banget deh!

Next, SO7.. Yah, bingung sih yang apa yang mau diceritain. Band paling ditunggu, ga usah tanya lagi deh gmana para penontonnya. Pada teriak-teriak rame gitu, kalah deh terminal. Penonton super antusis dan di mana-mana saya mendengar cewe-cewe teriak : "OM DUTAAA OM DUTAAA!! KYAA!! OM DUTAA!", dan gw-cuma-bisa-melongo-gegara-gendang-telinga-pengang. Vokalis paling hiperaktif menurut gw ya yang satu itu untuk malem ini. Tapi itu makin ngebuat jadi asik. Ditambah aksi Duta yang minjem hape salah satu penonton yang lagi ngerekam konsernya, terus dia secara pribadi videoin diri dia sendiri yang lagi nyanyi dan anggota band lainnya, trakhir dicium tuh kamera hape, yang bikin *gw yakin banget* semua cewe-cewe histeris ngiri dan bikin harga hape serta memori di dalamnya jadi harga gadget paling mahal malam itu di GOR UNY. *tiba-tiba suara duit berdesir di telinga*

Sekitar satu setengah jam kemudian akhirnya selesailah aksi panggung mereka. Dan dilanjutkan dengan Kotak. Tapiiii..........

Maaf sekali, ga ada cerita suasana pas Kotak manggung. Berhubung saya, Cornel, dan Shanti mulai dehidrasi, akhirnya kami memutuskan untuk menyudahi malam itu dan mencari minum. Nyesel ga bawa minum sama kipas! :'(

Next year nonton lagi deh, dengan persiapan lebih mantap. haha.

Nah gitu aja dulu deh untuk sekarang, next time gw edit post ini, gw tambahin video mereka manggungnya. See you! :)


NB : nemu gambar quote nya bagus, jadi dishare aja. Next mau ceritain buku Gelombang karya Dee --> lanjut baca lagi. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Words in Deep Blue

Words in Deep Blue ini buku. Well, inspirasi nulis kali ini kebetulan datang dari buku yang baru beres gue baca. Gue bukan berminat bikin resensi buku itu di sini. Kalau resensi jelas ada di blog sebelah ya ---> akubukudancerita.blogspot.co.id (promosii yak teuteup) Rasanya ada yang salah ya gue malah menulis topik lain saat masalah bom di Surabaya lagi hot-hot 'nya. Tapi itu nanti dulu deh, gue juga pasti akan menuliskan kesan gue tentang berita-berita itu, tapi berhubung gue masih menunggu berita-berita yang berkembang mengenai bom tersebut, gue bakal post tulisan itu lain kali saja~ Gue bakal mengulas sedikit tentang buku ini dulu sebagai intro .  Alkisah Rachel seorang gadis yang tidak lulus kelas 12 kembali ke kota asalnya. Cal, saudaranya meninggal tenggelam di laut. Sulit baginya untuk kembali karena ada kemungkinan dirinya bertemu kembali dengan Henry, sahabat sekaligus cinta pertamanya yang tidak berbalas. Pada awal cerita, Rachel sangat menyembunyikan ke...

Merry Christmas! Walaupun Telat Ngucapinnya... (part 2)

Udah kaya film horor ya, ada part duanya segala. Melanjutkan topik yang kemarin sudah berusaha diangkat, yaitu tradisi di hari raya natal. Saya yakin kalau sebagai umat Katolik pasti tradisi yang sama adalah pergi ke greja, mengikuti misa baik saat Malam Natal maupun hari Natalnya, setelah itu mengucapkan selamat natal kepada orang-orang di sekitarnya, entah kenal entah tidak, sebagai pengingat sukacita Natal dirayakan bersama-sama sebagai bentuk kelahiran Yesus Kristus. Dulu sewaktu mama masih ada, Natal terasa jauh lebih ceria dibanding tahun ini (atau mungkin saya yang sedang tidak bersemangat merayakan apa-apa). Pohon Natal mungkin sudah tidak terpasang, mengingat Pohon Natal yang lama sudah tidak layak pasang dan entah sudah tidak dikertahui rimbanya di mana. Tapi, mama selalu berpesan tiap menjelang natal supaya tidak lupa membeli kue-kue kering untuk dimakan bersama, baik dimakan sendiri atau untuk disajikan saat ada tamu. Semacam perayaan kemenangan bisa bebas ma...

Teruntuk kamu, yang pernah menyimpan hatiku...

Empat bulan sudah terlewati tanpa ada sapaan suara maupun sekedar pesan singkatmu. Bohong kalau aku bilang aku sudah melupakanmu. Hatiku masih memikirkanmu, asal kamu tahu saja. Tapi, memang itu yang terbaik untuk kita. Maaf kalo aku terkesan egois. Tapi enam tahun aku rasa cukup sudah untuk hubungan kita. Bukan aku tidak pernah berharap kita bisa mengucap janji pernikahan di depan altar, disaksikan kedua orang tua kita, tapi ada satu titik aku tidak mampu lagi menerimamu. Aku memilih melepasmu untuk keegoisanku. Kata orang, cinta itu memberi, bukan menuntut. Dan sekali lagi aku minta maaf karena aku egois. Karena aku tidak mau memberi, aku lebih memilih untuk menuntut kamu setelah kita menjalani LDR. Menuntut perhatian kamu, menuntut pendampinganmu di saat aku sedih, menuntut kamu menjadi pejuang dalam hubungan kita, menuntut kamu tentang masa depan kita. Dan saat kamu akhirnya muak dan tidak dapat memberi jawaban apapun padaku, aku memilih untuk menyudahi apa yang sela...